Cerita Horor Nyata "Hantu Kamar Kos" bagian 2

Sekilas mengingatkan Cerita Horor bersambung "hantu kamar kos" bagian 1. Inilah paragraf terakhirnya. Dewi masuk ke dalam kamar itu. Tiba-tiba Dewi merinding ketika Dewi memasuki kamar tersebut. Namun dia masih cuek dengan apa yang di rasakannya.

"Bagaimana apakah mbak jadi kos di sini?"
"Saya ..."

Bagi kamu yang sudah menunggu kelanjutan cerita ini maka sangat tepat kiranya kamu membaca cerita ke dua ini karena ada hal yang berbeda di akhir bagian ke dua ini. Begini kelanjutan ceritanya.

"Bagaimana apakah mbak jadi kos di sini?"
"Saya mau tanya dulu boleh? Berapa uang sewa satu bulan yang harus saya bayar Nek?"

"Sebagian kos di sini biaya sewa perbulannya 500-750. Namun untuk kamar ini. Saya berikan harga hanya 400 saja. Bagaimana?" Jelas Nenek.
"400.000? Maaf Nek saya tidak bisa nolak dan akan saya bayar dan tempati sekarang ya." Jawab Dewi dengan senang dan perasaan lega.

Dewi mengambil dompet dan memberikan uangnya ke nenek. "Ini ya Nek 1...2...3...4... 400ribu."

"Sebentar Siapa nama Adek?"
"Nama saya Dewi Nek."
"Oh iya Dewi tunggu di ruangan ini dulu ya. Kamar ini biar nenek bersihkan sebentar."

Dengan polosnya Dewi menuju ke ruang yang di sarankan nenek. Seperti ruang tamu tapi depannya ada taman, kolam ikan dan suara gemericik air. Keadaan capek membuat Dewi memilih untuk duduk-duduk dan mengistirahatkan diri dengan menikmati gemricik air.

5 menit berlalu.

Tiba-tiba ada seseorang yang melambaikan tangan dan tersenyum kepadanya. Orang itu mengenakan baju putih dengan rambut panjang. Setelah itu orang tersebut melambaikan tangan untuk memanggil Dewi. Dewi pun tengok-tengok di sekitaran situ untuk memastikan bahwa orang tersebut menyapanya. Dia lihat kanan,kiri depan, belakang. Dia tidak melihat siapapun. Dengan seperti itu maka Dewi menyadari bahwa orang tersebut memanggilnya. Dewi segera menghampiri wanita tersebut. Setelah hampir tiba di tempat tersebut dia melihat wanita itu masuk ke kamar yang sangat gelap. Setelah itu Dewi tetap mengikutinya. Dewi jalan pelan-pelan hingga Dewi pun berhenti didepan pintu. "Hay... Permisi!... Permisi!... Permisi!" Teriak Dewi sambil mengetuk pintu. Dewi memberanikan diri untuk masuk kedalam.

Setelah satu kaki melangkahkan ke kamar tersebut, tubuh Dewi merinding. Dewi berjalan pelan dan sambil menyapa lirih.. dalam ruangan itu cukup luas. Agak gelap memang tapi dewielihat cahaya merah yang berasal dari pojok ruangan itu. Dewi menghampiri cahaya merah tersebut. Ternyata sampai ditengah-tengah cahaya itu mendekat dan membesar ke arah Dewi. "Dwuar" tiba-tiba pintu menutup. Secara tidak langsung dewi teriak.
Uwaaaa.... Tolong..... Uwaaaa.....

"Mbak-mbak bangun!" Tiba-tiba Dewi telah dikrumuni anak kos dan membangunkannya. Ternyata Dewi hamya mimpi buruk. Keringat dari tubuh Dewi keluar.

Dewi langsung di antar beberapa penghuni kos ke kamarnya untuk melakukan istirahat. Setelah itu Dewi duduk didepan kaca sambil tangannya memegang mukanya. "Astaghfirullah....."
Setelah itu Dewi melihat ada kertas di bawah lari. Setelah di ambil itu adalah sebuah foto. Ternyata foto itu mirip wanita yang ditemuinya di warung makan.

Dibelakang foto tersebut ada tulisan yang berbunyi..........

Tunggu kelanjutannya di cerita horor nyata "hantu kamar kos" bagian 3

Comments

Post a Comment