Cerita Horor kali ini yaitu cerita hantu kamar kos. Cerita ini didasarkan pada kejadian yang dialami salah satu mahasiswa di salah satu universitas di daerah Jawa tengah.
Selain sedang maraknya bisnis kos-kosan. Ternyata tidak sedikit tempat kos yang menyimpan berbagai misteri di dalamnya. Mungkin jaman sekarang jarang orang yang percaya tentang segala sesuatu yang berbau mistis. Tapi kejadian ini di alami oleh seorang mahasiswa satu ini.
Sebut saja namanya adalah Dewi. Seperti orang yang merantau pada umumnya. Banyak orang yang memilih kos sebagai rumah ke dua setelah rumahnya sendiri. Setiap orang yang menyewa kamar kos tentunya tidak tau tentang riwayat kos yang ditempatinya. Apakah tanah kos tersebut dulunya bekas tempat angker, bahkan pernah sebagai tempat bunuh diri.
Cerita bermula ketika Dewi mencari kamar kos. Sebagai anak rantau Dewi tidak pilih-pilih kos yang terlalu jauh. Dengan harga yang sesuai dengan kantongnya. Setelah mencari kemana-mana, ternyata Dewi tak kunjung mendapatkan tempat kos. Karena hari itu sangat panas maka Dewi beristirahat di sebuah warung makan.
"Mau pesan apa mbak?" Tanya pelayan warung itu.
"Saya pesan es buah satu ya mbak". Jawab Dewi.
Setelah beberapa menit akhirnya datanglah pesanan Dewi.
"Ini mbak..." Pelayan itu sangat ramah terhadap Dewi.
Karena Dewi sudah merasa capek mencari kos-kosan akhirnya Dewi bertanya kepada pelayan tersebuy. "Mbak tau tidak kos wanita daerah sini?"
Si pelayan itu menunjukan kos-kosan yang sebelumnya telah di kunjungi Dewi. Sebelumnya kos yang telah dikunjungi Dewi tidak ada kamar yang kosong.
"Terimakasih informasinya ya mbak". Jawab Dewi sambil menghela nafas dengan panjang.
Tidak lama perhatian Dewi langsung tertuju kepada seorang wanita yang dari tadi memperhatikanya. Tatapan orang tersebut sangat aneh. Sambil menikmati es buahnya, Dewi sesekali melihat kearah wanita tersebut. Bahkan wanita tersebut berbincang dengan pelayan di warung itu sambil menunjuk Dewi. Pada saat itu Dewi sangat tidak nyaman dengan keadaan tersebut. Tak berselang lama bahkan wanita tersebut tersenyum kepadanya. Pada akhirnya ketakutan Dewi mencapai puncaknya ketika wanita itu berjalan ke arah Dewi. Ada hal yang aneh dari wajah wanita tersebut. Dewi sempat berbicara dalam hati tentang apa yang dia rasakan pada saat itu. Tiba-tiba Dewi kaget ketika orang tersebut duduk disebelahnya. Wanita itu tersenyum kepada Dewi.
"Hai Mbak dari mana?" Tanya wanita itu.
Sambil terbata-bata Dewi menjawab, "Saya dari Sukabumi".
"Wah jauh juga ya, Dewi sedang mencari kosan ya?" Tanya wanita itu sambil tersenyum kepadanya.
"Iya ini Ibu saya sedang mencari kos-kosan daerah sini." Tanya tanya Dewi sedikit lega.
"Kebetulan di tempat saya ada 1 kamar yang kosong. Kalau Dek Dewi minat silakan setelah ini, Dek Dewi bisa melihat kamar kosnya. Tidak jauh kok, dek Dewi tinggal jalan terus ke arah selatan nanti ada gang kedua. Belok kanan lalu ada rumah warna ungu, nah disitu tempatnya." Wanita itu menginformasikan tempat kosnya kepada Dewi. "Ya sudah dek Dewi nanti saya tunggu di kos ya." Lanjut wanita tersebut sambil meninggalkan Dewi.
Antara takut dan senang, akhirnya Dewi dengan cepat menghabiskan es buahnya dan segera bergegas untuk mengunjungi kos tersebut. Sekitar 5 menit berjalan, dia tiba di kos yang ditawarkan wanita tersebut. Sebelum Dewi masuk, dia berdiri di depan kos sambil memandang rumah kos tersebut. Tiba-tiba ada yang menepuk bahu belakang Dewi. Dewi kaget dan ketika menoleh ke belakang dia melihat wanita yang memberi tahu keberadaan kos tersebut. Untuk mempersilahkan masuk.
"Permisi... Permisi... Permisi..."
Dari dalam terlihat wanita berrambut putih membukakan pintu.
"Mau cari siapa mbak?" Kata nenek itu.
"Saya ke sini mau mencari tempat kos Nek, Apakah ada yang kosong?" Kata Dewi sambil tersenyum kepada nenek.
"Maaf mbak, sudah penuh."
"Tapi kata mbak ini di sini masih ada 1 kamar yang ko...song." lanjut Dewi sambil menengok ke arah seorang wanita yang menunjukkan tempat tersebut. Alangkah kagetnya Dewi ternyata wanita itu telah meninggalkan dirinya.
"Wanita mana mbak? Sebenarnya memang ada satu yang kosong. Tapi..."
"Sudah Nek tidak apa-apa bisa saya langsung melihatnya". Potong Dewi.
Nenek itu mempersilahkan masuk dan menunjukan kamar yang akan di tempati Dewi.
"Ada 20 kamar dan nanti kalau sudah kos di sini mbak tidak boleh membawa teman cowoknya ya."
"Iya Nek.." jawab Dewi sambil tersenyum ringan. Saat menuju kamar kos Dewi merasa aneh karena dia melihat anak kos yang sedang berbisik-bisik dan beberapa ada yang mengintip dari kamar kosnya.
"Permisi mbak..."Dewi berjalan melewati penghuni kost. Terlihat penghuni kos yang ramah walaupun terlihat aneh.
Akhirnya kita sampai. Nenek itu segera membuka pintu kos tersebut. Dewi mengamati tangan nenek itu kemetaran. Wajahnya menyimpan sesuatu. Namun tidak lama setelah itu kamar kos pun bisa di buka.
Dewi masuk ke dalam kamar itu. Tiba-tiba Dewi merinding ketika Dewi memasuki kamar tersebut. Namun dia masih cuek dengan apa yang di rasakannya.
"Bagaimana apakah mbak jadi kos di sini?"
"Saya ..."
Bersambung...

Cerita Horor bersambung "hantu kamar kos"
ReplyDelete